Mengenal Penyakit Kista Pilonidal

Sumber: alodokter.com

Pernahkah kamu mendengar kista pilonidal sebelumnya? Apa itu kista pilonidal? Menurut alodokter.com kista pilonidal adalah benjolan kulit yang muncul di dekat tulang ekor, tepatnya di bagian atas belahan bokong. Benjolan ini berisi serpihan folikel rambut dan kulit. Ini adalah kondisi atau penyakit yang jarang terjadi dan lebih umum terjadi pada pria muda yang sering duduk terlalu lama. Penyakit ini sering disebabkan oleh rambut yang tidak tumbuh ke luar hingga menimbulkan benjolan. Jika penyakit ini dibiarkan atau diabaikan, infeksi dapat memicu komplikasi. 

Apa gejala dari penyakit ini? Gejala kista pilonidal adalah munculnya jerawat di atas celah bokong, sekitar empat sampai delapan sentimeter di atas lubang anus. Ini jarang disadari karena tidak menimbulkan gejala yang mengganggu. Namun penyakit ini dapat terinfeksi dan gejala yang dirasakan akan semakin parah seperti nyeri saat di sentuh, keluar nanah atau darah berbau tidak sedap bila kista pecah, demam, dan nyeri pada punggung bagian bawah. 

Apa penyebab dari kista pilonidal ini? Penyebab pasti munculnya belum diketahui, namun pada beberapa kasus, munculnya kista dimulai dari rambut yang tidak tumbuh keluar. Kondisi ini disebut dengan ingrow hair. Ingrow hair atau rambut tumbuh ke dalam adalah suatu kondisi yang ditandai dengan rambut yang tidak tumbuh ke luar lapisan kulit. Kondisi ini bisa terjadi setelah rambut atau bulu dicukur atau dicabut. Selain itu, kista pilonidal dapat terjadi akibat cedera berulang pada area selangkangan dan tulang ekor. 

Orang yang berisiko tinggi terkena penyakit kista pilonidal adalah berjenis kelamin pria, obesitas, memiliki gaya hidup kurang gerak dan sering duduk terlalu lama, orang yang sering membawa benda berat, memiliki banyak rambut di dekat lipatan bokong, adanya lubang kecil atau sinus di daerah tulang ekor, sering memakai pakaian ketat, jarang mandi, memproduksi keringat berlebih, memiliki keluarga dengan kondisi yang sama dan berusia lima belas sampai dua puluh empat tahun. 

Bagaimana dokter mendiagnosis kista pilonidal ini? Dilansir dari halodoc.com dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan seperti rontgen jarang diperlukan. Kista ini dapat dibedakan berdasarkan karakteristik lokasinya, yaitu di bagian lipatan atas bokong. 

Apa saja pengobatan yang dapat dilakukan? Pembedahan adalah obat yang umum untuk kista pilonidal. Pembedahan dapat berupa:

  1. Pengangkatan kista

Ini dilakukan dengan mengangkat semua atau sebagian kista.

  1. Sayatan lebih luas

Kista atau abses yang besar disayat lebih luas dan dilakukan penjahitan untuk menutupi rongga.

  1. Insisi dan drainase

Ini adalah prosedur dengan membuat sayatan dan mengeluarkan isi dari kista. 

Ada pula beberapa cara untuk merawat kondisi dengan kista pilonidal di rumah seperti mengonsumsi suplemen vitamin C, zinc, dan vitamin A untuk membantu proses penyembuhan. Kamu juga dapat menggunakan minyak atsiri untuk menenangkan kista dan membantu melawan infeksi. Cara lainnya adalah dengan duduk di dalam bak air hangat yang sampai ke pinggul untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah perkembangan kista yang semakin memburuk. Selain itu kamu dapat olahraga yang teratur untuk meningkatkan aliran darah dan mengunakan bantal di bawah bokong untuk kenyamanan saat duduk. 

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang penyakit ini. Kista pilonidal adalah penyakit yang dapat dicegah dengan cara selalu menjaga daerah bokong agar tetap bersih, menjaga berat badan ideal, menghindari pakaian yang terlalu ketat dan duduk dengan posisi yang benar. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *